Penyusunan Laporan Kajian ini sebagai salah satu strategi percepatan penurunan Stunting yang bertujuan menghasilkan berbagai rekomendasi kebijakan bagi seluruh lintas sektor dan pemangku kepentingan agar meningkatkan kolaborasi demi mencapai target nasional penurunan Stunting tahun 2024.
Laporan Kajian terlaksana dengan berfokus pada 4 (empat) lokus di Indonesia, yaitu (1) Provinsi Jawa Barat, (2) Provinsi Nusa Tenggara Barat, (3) Provinsi Sulawesi Tenggara, dan (4) Provinsi Sumatera Utara, dengan pertimbangan lokus terpilih merupakan bagian dari 12 provinsi prioritas sasaran intervensi program denan prevalensi Stunting tertinggi menurut SSGI tahun 2021.
Mengingat target penurunan Stunting hingga tahun 2024 harus mencapai 2,4 persen, maka Direktorat Analisis Dampak Kependudukan terus berkontribusi melalui penyusunan Laporan Kajian yang diharapkan dapat memperoleh gambaran praktik baik maupun menganalisis apa saja faktor penyebab utama kasus Stunting dengan berbagai latar belakang geografis yang berbeda-beda.